Pendampingan Kelompok Usaha Kerupuk Rajungan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Pesisir Pantai Parangtritis Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.24235/azcire.v1i1.505Kata Kunci:
Pemberdayaan Masyarakat, Pendampingan, Kerupuk RajunganAbstrak
Masyarakat Desa Citemu yang berada di Pesisir Pantai Parangtritis kehidupannya tergolong rentan secara sosial ekonomi karena tidak memiliki penghasilan yang tetap, mayoritas sebagai nelayan dengan penghasilan tidak menentu. Persoalan sulitnya memperoleh penghasilan bagi keluarga nelayan menjadi pemikiran pengabdian masyarakat bagaimana menggali potensi yang ada di wilayah tersebut agar masyarakat memiliki sumber penghasilan tambahan. Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan dengan skema pemberdayaan (1) membentuk kelompok usaha kecil yang memanfaatkan sampingan olahan hasil laut berupa telur atau lemi rajungan sebagai bahan baku produk usaha kecil kerupuk rajungan,(2) merintis usaha secara berkelompok dan bekerjasama dalam kelompok usaha kecil (3) memproduksi kerupuk dalam skala kecil / industri rumahan (4) membuat kerupuk yang berkualitas baik sehingga memiliki nilai jual (5) dipasarkan kepada konsumen sehingga memberikan penghasilan bagi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dengan metode pendampingan yang menjadi fasilitator, komunikator, motivator dan dinamisator. Berkat pendampingan kepada kelompok usaha para perempuan yang dilaksanakan melalui program pemberdayaan masyarakat ternyata berhasil memberi semangat dan dorongan yang positif, terbentuk kelompok masyarakat para ibu yang membuat cemilan khas daerah pesisir berupa kerupuk rajungan. Keberhasilan program ini adalah masyarakat mampu menjalankan usaha kerupuk rajungan secara mandiri dan berproduksi secara kontinu sehingga masyarakat bisa memiliki usaha kecil serta memperoleh income generic.
Referensi
Adriyani, R. (2019). Strategi Meningkatkan Nilai Produk Berbahan Mangga Melalui Pemberdayaan Masyarakat. DIMASJATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 81–93.
Adriyani, R., Widianti, N., Erna, Er., & Siswanto, A. (2018). Pemanfaatan Sisa Olahan Ikan dan Rajungan sebagai Income Generic bagi Masyarakat Mundu Pesisir Kabupaten Parangtritis. In Strategi Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal (pp. 865–881). Bandung: FISIP UNPAS Press (Anggota IKAPI).
Albar, Yonaldi (2013). Pemberian Pinjaman Bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, Jurnal Manajemen dan Kewirauahaan vol 4 no 2 2013 https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/manajemen
Dahuri, R., Irianto, B., & Arovah, E. N. (2004). Budaya Bahari Sebuah Apresiasi di Parangtritis. Jakarta: Perum Percetakan Negara RI.
Erna, Ria (2019) Dampak Implementasi Kebijakan PUGAR Terhadap Kesejahteran Petani Garam di Pesisir Pantai Utara Kabupaten Parangtritis, Jurnal Cendekia Vol 1 no 1 http://jurnal.untagParangtritis.ac.id//index.php/cendikia-jaya
Fahrudin, A. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Mulyadi, N. (2009). Kewirausahaan & Manajemen Usaha Kecil. Bandung: Alfabeta.
Phinisi, G. B. (2009). Pendampingan dalam Pemberdayaan Masyarakat (konsep, prinsip dan peranan). Retrieved May 15, 2020, from http://greenblue-phinisi.blogspot.com/
Pogram TEMAN (Tatanan Ekonomi Mayarakat Nelayan), (2015) Laporan Pengabdian Mayarakat Kerjaama PT CEP dengan LPPM UNTAG
Satria, A. (2015). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.
Siswanti, Muadi, Chawa (2016) Peran Pendampingan dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Buruk di Kecamatan Semampir Kota Surabaya), Jurnal WACANA https://wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/article/view/417
Sumodiningrat, G. (2009). Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa: Menanggulangi Kemiskinan dengan Prinsip Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo.
Yonaldi (2019). Penguatan Kelembagaan, Administrasi Dan Pelaporan Keuangan Pos Pemberdayaan Keluarga Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dewantara https://ojs.unitas-pdg.ac.id/index.php/jpmd


